BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Pantai Randusanga Indah, yang terletak di Kabupaten Brebes, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan di wilayah ini. Namun, kondisi pantai ini tengah menghadapi tantangan serius, terutama terkait abrasi dan infrastruktur yang rusak, yang mengancam keberlangsungan aktivitas pariwisata di sana.
Nur Kaidin, pengelola Pantai Randusanga Indah, mengungkapkan bahwa salah satu jembatan di pantai tersebut mengalami kerusakan yang parah, bahkan hampir patah. Jembatan ini merupakan akses utama menuju pantai, sehingga perbaikannya menjadi sangat mendesak. Menurut Kaidin, Pemerintah Kabupaten Brebes perlu segera mengambil tindakan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak ini.

Tidak hanya itu, abrasi yang terjadi di pantai ini juga menjadi masalah besar. Hampir seluruh area pantai terdampak abrasi, dengan bagian timur pantai, terutama di wilayah Jarot, yang paling parah. Kaidin menyebutkan bahwa sekitar 20 kios yang berada di tepi pantai telah rusak akibat terjangan ombak.

Kondisi ini berdampak signifikan pada para pedagang dan pengelola tempat hiburan di Pantai Randusanga Indah. Jalan-jalan di sekitar pantai menjadi tidak rata dan dipenuhi genangan air, yang membuat kenyamanan pengunjung berkurang. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan penurunan jumlah pengunjung.
Kaidin berharap agar pemerintah, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi, dapat segera turun tangan untuk menanggulangi abrasi dengan memasang pemecah ombak dan melakukan penataan ulang infrastruktur pantai.
“Harapannya ada penanggulangan yang efektif untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memulihkan kembali daya tarik Pantai Randusanga Indah sebagai destinasi wisata,” ujar Kaidin.
Dengan kondisi yang ada, langkah cepat dari pihak terkait sangat diperlukan untuk menyelamatkan Pantai Randusanga Indah dan menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar yang bergantung pada sektor pariwisata.







