Unitlink berbasis saham menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan pada Februari 2026. Berdasarkan data yang dirilis oleh Infovesta, rata-rata return dari produk unitlink ini mencapai 3,06% secara year to date (ytd). Kinerja ini tercatat lebih baik dibandingkan jenis unitlink lainnya, sehingga membuat unitlink berbasis saham menjadi pilihan utama bagi para investor.
Berikut adalah daftar sepuluh produk unitlink saham dengan kinerja terbaik per Februari 2026:
Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik – IDR
Produk milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia ini berhasil memberikan return sebesar 28,31%. Ini menjadi posisi pertama dalam daftar tersebut.Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik – USD
Produk yang sama dengan versi USD juga menempati posisi kedua dengan return sebesar 27,96%.Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah – IDR
Produk syariah dari Manulife ini menduduki posisi ketiga dengan return sebesar 19,89%.Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah – USD
Produk ini menempati posisi keempat dengan imbal hasil sebesar 19,57%.Q-Investa Equity Fund
Milik PT Asuransi Jiwa Starinvestama (Starlife), produk ini mencatatkan return sebesar 17,09% dan berada di posisi kelima.FWD USD Equity Plus Fund
Produk dari PT FWD Insurance Indonesia ini menempati posisi keenam dengan return sebesar 16,14%.Mandiri Golden Offshore USD
Dikelola oleh PT AXA Mandiri Financial Services, produk ini memiliki return sebesar 15,90% dan berada di posisi ketujuh.PRUlink Rupiah Global Emerging Markets Equity Fund
Produk milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) ini menduduki posisi kedelapan dengan return sebesar 15,53%.USD Prime Emerging Market Equity Fund
Produk dari PT AIA Financial mencatatkan return sebesar 15,52% dan menempati posisi kesembilan.PRUlink US Dollar Global Emerging Markets Equity Fund
Produk ini juga berasal dari PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan berada di posisi kesepuluh dengan return sebesar 14,33%.
Menurut Utama Wawan Hendrayana, Head of Research Infovesta, kinerja positif dari unitlink saham tidak lepas dari rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada bulan Februari 2026. Ia menyebut bahwa kinerja unitlink saham bahkan melampaui IHSG selama periode tersebut.
Sebelumnya, unitlink saham sempat terpuruk akibat efek Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Januari 2026. Namun, karena pemilihan portofolio yang lebih transparan dan prudent, ketika saham-saham berbasis fundamental mulai rebound pada Februari 2026, kinerja unitlink saham pun meningkat signifikan.
Selain unitlink berbasis saham, ada beberapa jenis unitlink lainnya yang juga menunjukkan kinerja yang cukup baik. Misalnya, unitlink berbasis campuran mencatatkan rata-rata return sebesar 0,92%, sedangkan unitlink campuran rata-rata return-nya sebesar 0,48%, dan unitlink pendapatan tetap sebesar 0,11%. Meskipun kinerjanya tidak sebaik unitlink saham, hal ini menunjukkan bahwa pasar unitlink tetap stabil dan menawarkan variasi pilihan bagi investor.









