Harga Telur Naik Jelang Lebaran, KPPU Makassar Terus Pantau Pasokan
Di tengah persiapan menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, harga telur di Pasar Terong, Makassar, mengalami kenaikan signifikan. Saat ini, harga telur mencapai Rp58 ribu per rak. Kenaikan ini terjadi karena meningkatnya permintaan, salah satunya untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan.
Plt Kepala Kanwil VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar, Hasiholan Pasaribu, menyebutkan bahwa kenaikan harga telur dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi yang berasal dari berbagai sumber. Salah satunya adalah program MBG yang dikelola pemerintah. Ia menegaskan bahwa KPPU terus memantau pasokan dan distribusi agar tidak terjadi penahanan barang yang bisa memicu lonjakan harga.
Pemantauan ini dilakukan secara langsung oleh Hasiholan Pasaribu. Dalam kunjungannya ke Pasar Terong, ia berdialog dengan para pedagang telur. Menurut Zuhaidir, salah satu pedagang telur, harga telur biasanya berkisar antara Rp53 ribu hingga Rp55 ribu per rak. Namun, dalam beberapa hari terakhir, harga telah naik menjadi Rp58 ribu.
“Salah satu faktor utama adalah meningkatnya konsumsi telur dalam program MBG,” ujar Hasiholan Pasaribu. Ia juga menekankan bahwa KPPU akan terus memantau suplai dan permintaan dari program tersebut. Sampai saat ini, suplai masih terjaga, sehingga kenaikan harga belum terlalu signifikan.
Selain telur, harga beras juga terpantau stabil. Beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dijual seharga Rp60 ribu per 5 kg. Sementara itu, beras medium umum dijual Rp13.500 per kg, sedangkan beras Premium seharga Rp14.900 per kg.
Minyak goreng juga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp15.700 per liter. Hasiholan Pasaribu menegaskan bahwa KPPU tetap mengontrol suplainya. “Jika suplai kurang, harga bisa naik. Namun, saat ini minyakita masih sesuai HET,” tambahnya.
Harga ayam juga mengalami penurunan. Saat ini, ayam dijual seharga Rp30 ribu per kg. Ical, pedagang ayam, menyebutkan bahwa harga turun sejak lima hari lalu. Sedangkan untuk komoditas cabai, harga cabai rawit mencapai Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kg. Sebelumnya, harga cabai rawit sempat mencapai Rp70 ribu per kg.
Herman, pedagang cabai, mengatakan bahwa harga cabai mulai turun. Untuk cabai besar, harga sekitar Rp15 ribu per kg, sedangkan cabai keriting seharga Rp20 ribu per kg. Bawang merah dijual Rp40 ribu per kg, dan bawang putih seharga Rp35 ribu per kg.
Harga komoditas bawang sendiri masih terpantau normal. KPPU Makassar terus memantau pergerakan harga dan persaingan usaha para pedagang. Jika ditemukan adanya anomali terhadap suplai atau kenaikan harga, KPPU siap memanggil produsen, distributor, atau pedagang untuk dimintai pertanggungjawaban.
Monitoring yang dilakukan KPPU semakin intensif mengingat kebutuhan masyarakat semakin meningkat jelang Lebaran. Aktivitas transaksi bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun ritel modern diprediksi akan meningkat.








