Presiden Prabowo Subianto Minta Jabatan Ketua Umum IPSI Diganti
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini melepas atlet yang akan bertanding dalam ajang SEA Games 2025 Thailand di Istana Merdeka Jakarta. Acara tersebut berlangsung pada Jumat (5/12/2025) dan menampilkan momen menarik, terutama saat Presiden menyampaikan permintaannya untuk mengganti jabatannya sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyapa para Ketua Umum cabang olahraga dan pejabat pemerintah yang hadir. Ia memulai dengan menyebutkan nama-nama seperti Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wakil Menpora Taufik Hidayat, serta Ketua Persatuan Atletik Indonesia Jenderal TNI Purn Luhut Binsar Pandjaitan.
Prabowo kemudian menyapa Sugiono, yang menjabat Wakil Ketua IPSI sekaligus Plt Ketua Umum IPSI. Saat itu, ia menyadari bahwa dirinya masih menjabat sebagai Ketua Umum IPSI.
“Ketua eee Penjabat Ketua (Pj) Ikatan Pencak Silat saudara Sugiono. Sepertinya saya masih Ketua, belum diganti,” ujar Presiden sambil tersenyum.
Menyadari bahwa ia telah lama menjabat sebagai Ketua Umum IPSI, Prabowo langsung meminta agar jabatannya diganti. Ia mengatakan bahwa sudah beberapa puluh tahun ia menjabat posisi tersebut.
“Mohon segera diganti, sudah berapa puluh tahun saya Ketua (IPSI),” katanya yang disambut tawa dari para atlet dan pejabat yang hadir.
Penyambutan Kepada Para Tokoh Olahraga
Selain itu, Presiden juga menyapa para Ketua Umum Cabang Olahraga lainnya yang hadir. Salah satunya adalah Ketua Umum Persatuan Judo sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak. Prabowo memuji prestasi Maruli dalam olahraga Judo.
“Ketua Ikatan Sport Sepeda Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Umum Persatuan Judo Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Beliau juga pejudo sabuk hitam juara angkatan bersenjata Asia Tenggara pada saat itu,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga menyapa Ketua Dewan Ekonomi Nasional yang juga Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Umum PB Perbakin Letnan Jenderal Purnawirawan Joni Supriyanto yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), dan lainnya.
Tambahan Bonus Atlet SEA Games 2025
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi agar menambah bonus bagi peraih medali emas SEA Games 2025 menjadi Rp 1 miliar dari sebelumnya Rp 500 juta.
“Kita akan dorong, saudara-saudara, Menpora bagaimana? yang dapat medali Emas akan kita kasih insentif anggarannya 500? Bisa dinaikkan jadi Rp 1 miliar? Bisa. Bisa kan? Mensesneg bisa? Alhamdulillah,” kata Prabowo.
Pantauan dari lokasi acara menunjukkan bahwa Menpora dan Mensesneg langsung mengangguk menyatakan kesiapan mereka untuk memenuhi permintaan tersebut. Tambahan bonus tersebut mendapat tepuk tangan riuh dari ratusan atlet SEA Games yang memenuhi ruang utama Istana Merdeka.
Presiden berharap dengan tambahan bonus tersebut akan semakin memotivasi para atlet untuk meraih medali emas. Meskipun ia yakin para atlet bertanding bukan semata-mata karena uang.
“Tapi dari muka saudara-saudara kelihatan kalau mendapat penghargaan seperti itu akan sangat membantu karir kamu. Bener atau tidak?” katanya.
Olahraga Sebagai Lambang Kehidupan
Presiden juga menjelaskan bahwa olahraga adalah lambang dan analogi kehidupan. Ia menyebutkan bahwa sejarah olimpiade melibatkan berbagai olahraga keprajuritan seperti lari, lempar lembing, tolak peluru, lompat tinggi, lompat jauh, dan lainnya.
“Semua, menembak, panahan, naik kuda, semua olahraga ksatria, olahraga pendekar,” ujarnya.
Olahraga, menurut Presiden, sangat prestisius. Bangsa yang unggul di olahraga adalah bangsa yang memiliki jiwa yang kuat.
“Ingat itu, saya sudah bicara ke Menpora kita akan bertekad untuk mengadakan pembinaan olahraga jangka panjang,” pungkasnya.









