BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Praktisi koperasi Kabupaten Brebes, Ir. Masrukhi Bachro, menyampaikan pandangannya terkait perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah.
Menurut Masrukhi, arahan Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran KDKMP di Jawa Timur beberapa waktu lalu memberikan angin segar bagi pertumbuhan koperasi di Indonesia. Ia menilai pidato Presiden yang menyinggung amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 telah membangkitkan harapan besar bagi gerakan koperasi nasional.
“Penjelasan Bapak Presiden mengenai pengelolaan sektor-sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak memberikan harapan baru bagi dunia koperasi. Kami memaknai bahwa koperasi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional,” ujar Masrukhi.
Namun demikian, ia menyoroti sejumlah persiapan operasional KDKMP yang saat ini sedang berjalan, mulai dari pembangunan gedung, penyediaan sarana pendukung, kendaraan operasional, peralatan, hingga permodalan yang nilainya cukup besar.
Menurutnya, pola pengembangan tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah tantangan karena dinilai kurang selaras dengan prinsip dan regulasi dasar perkoperasian.
“Kami khawatir apabila pelaksanaannya tidak sesuai dengan kaidah koperasi, justru akan menimbulkan hambatan dalam mencapai tujuan program. Jika sampai gagal, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan terhadap koperasi dan citra koperasi secara umum ikut terdampak,” katanya.
Masrukhi berharap Presiden Prabowo dapat mengambil langkah strategis untuk memastikan program KDKMP tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Ia berpendapat bahwa penguatan KDKMP tidak harus selalu dilakukan melalui pembangunan infrastruktur dan penyediaan modal besar. Pemerintah, menurutnya, dapat lebih mengedepankan kebijakan dan regulasi yang memberikan ruang bagi koperasi untuk mengelola sektor-sektor usaha strategis.
“Menurut kami, akan lebih efisien apabila pemerintah memberikan kewenangan kepada KDKMP untuk mengelola bidang-bidang usaha strategis seperti distribusi pupuk, sektor pangan, gas LPG, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga sektor lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Masrukhi optimistis apabila pemerintah memiliki komitmen yang kuat dalam membangun koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, maka program yang digagas Presiden Prabowo tersebut dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya, apabila pemerintah konsisten dan serius membangun koperasi, maka KDKMP dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.








