Indramayu, wartajayavision.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, terus menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat melalui visi “Bulak BERSATU” (Bersih, Sederhana, Akuntabel, Transparan, dan Utama).

Pada periode April–Mei 2026, Pemdes Bulak berupaya meningkatkan pelayanan masyarakat dengan memprioritaskan pembangunan di bidang infrastruktur serta mendukung program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan.

Beberapa program prioritas yang dijalankan di antaranya penanganan tanggul jebol, perbaikan lingkungan, hingga pembersihan saluran air.

Kepala Desa Bulak, Kuwu Supan Ali, mengatakan meski masa kepemimpinannya belum genap satu tahun, berbagai program pembangunan mulai berjalan di sejumlah sektor.

“Kita sebagai kuwu semaksimal mungkin menampung aspirasi masyarakat dengan menjalankan roda pemerintahan secara arif dan bijak serta mengutamakan skala prioritas,” ujar Kuwu Supan Ali, Minggu (10/5/2026).

Program pembangunan infrastruktur desa juga diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) agar berjalan secara terencana dan tepat sasaran.

Adapun sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya:

  1. Peningkatan pelayanan kebutuhan masyarakat.
  2. Penanganan tanggul jebol di wilayah Ciboleng-Kalen Wasir pada awal April 2026.
  3. Penambakan pintu air di RG1 aliran Sungai Rengas Cilet, wilayah Karanganyar.
  4. Pembenahan lingkungan desa sejak Maret 2026.
  5. Perbaikan saluran air di Blok Kelapa Dua, meliputi pengangkatan sampah dan lumpur serta pembersihan saluran guna mencegah penyumbatan.
  6. Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk penanganan kesehatan balita, ibu, pencegahan stunting, serta pelayanan kesehatan lansia.

Kuwu Supan Ali menjelaskan, kegiatan penambakan pintu air turut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa sekitar, di antaranya Kuwu Karanganyar Hj. Uun Roenah, Kuwu Parean Girang H. Tarsiman, S.H., Raksabumi Bulak Tokid, para kepala blok, serta masyarakat petani yang ikut berpartisipasi secara aktif dan sukarela.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya sinergi antarwilayah desa serta kepedulian bersama dalam menjaga infrastruktur pertanian.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat. Ini bukti bahwa bersama-sama kita bisa menghadapi tantangan pertanian demi menjaga ketahanan pangan desa,” ungkap Kuwu Supan Ali.

Selain itu, Pemdes Bulak juga melakukan penanganan banjir rob yang kerap menggenangi jalan dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat, seperti distribusi bambu penahan tanggul dan kegiatan gotong royong warga.

Salah satu penanganan darurat dilakukan pada tanggul jebol di wilayah Ciboleng-Kalen Wasir pada awal April 2026.

Di bidang pelayanan kesehatan, Pemdes Bulak juga menyediakan mobil siaga desa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi menuju rumah sakit.

“Untuk kelancaran mobilitas penanganan kesehatan masyarakat, kami telah menyediakan mobil siaga desa,” pungkas Kuwu Supan Ali.

Sekilas informasi, pembangunan di Desa Bulak juga diarahkan pada transformasi desa wisata mandiri, peningkatan infrastruktur dasar, transparansi tata kelola pemerintahan, serta pelestarian bangunan cagar budaya.

Salah satunya, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Indramayu telah menetapkan bangunan SD Negeri 1 Bulak Kandanghaur sebagai salah satu cagar budaya yang dilindungi untuk tujuan edukasi dan pariwisata.

Penulis: Prans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *