Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Signifikan pada Semester Pertama 2025
Pelabuhan di Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama tahun 2025. Peningkatan yang signifikan tercatat dalam berbagai indikator, termasuk realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan volume kegiatan operasional. Data menunjukkan peningkatan sebesar 55% hingga Juni 2025.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan bahwa sejumlah indikator utama seperti volume peti kemas, general cargo, jumlah penumpang, serta realisasi PNBP terus menunjukkan pertumbuhan. Hal ini didorong oleh digitalisasi dan efisiensi operasional, terutama di sektor logistik.
Hingga akhir Juni 2025, total realisasi penerimaan Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencapai Rp219,75 miliar atau sebesar 55% dari target tahunan sebesar Rp401,86 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi penerimaan meningkat 16%, yaitu dari Rp189 miliar menjadi Rp219,75 miliar.
Kenaikan Volume Kunjungan Kapal
Dari sisi operasional, jumlah kunjungan kapal barang dan penumpang tercatat sebanyak 54.876 call selama Januari–Juni 2025. Angka ini tumbuh 15% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Dari total tersebut, kapal barang mengalami peningkatan sebesar 14.461 call, sedangkan kapal penumpang mencapai 40.415 call.
Secara keseluruhan, bobot kotor kapal (Gross Tonnage/GT) mencapai 34.877.449 GT atau naik 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Rinciannya, GT kapal barang mencapai 25.025.887 GT, sementara GT kapal penumpang sebesar 9.851.562 GT.
Peningkatan Volume Peti Kemas
Volume peti kemas yang ditangani di pelabuhan-pelabuhan dalam wilayah kerja BP Batam juga mengalami pertumbuhan signifikan. Selama enam bulan pertama tahun ini, total volume peti kemas mencapai 359.944 TEUs, naik 15% dibandingkan dengan Semester I/2024.
Dalam aktivitas perdagangan, ekspor dan impor mendominasi dengan total 273.004 TEUs atau meningkat 18%. Sementara itu, volume peti kemas domestik turut mengalami pertumbuhan sebesar 6% dari 82.300 TEUs menjadi 86.940 TEUs.
Pertumbuhan General Cargo dan Penumpang
Volume general cargo juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total 5.427.065 ton muatan tercatat hingga Juni 2025.
Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani di terminal feri domestik dan internasional Batam mencapai 4.645.169 orang, tumbuh sebesar 8% dibandingkan dengan Semester I 2024. Dari jumlah tersebut, penumpang di Terminal Ferry Internasional tercatat sebanyak 2.568.698 orang, sementara penumpang di Terminal Ferry Domestik sebanyak 2.076.471 orang.
Kinerja pelabuhan Batam yang positif menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek, baik dari segi penerimaan maupun volume operasional. Hal ini membuktikan bahwa upaya digitalisasi dan peningkatan efisiensi telah memberikan dampak nyata terhadap kinerja pelabuhan.








