BREBES, WARTAJAYAVISION.COM -Kolaborasi lintas sektoral antara Komando Distrik Militer (Kodim) 0714 dan Pemerintah Kabupaten Brebes terus diperkuat guna mengakselerasi pencapaian visi-misi daerah. Sinergi ini ditegaskan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam mengintervensi berbagai persoalan mendasar di masyarakat.
Infrastruktur sebagai Kunci Kesejahteraan
Pemerintah Kabupaten Brebes mengakui bahwa keterbatasan jangkauan birokrasi memerlukan dukungan TNI, khususnya dalam pembangunan fisik. Fokus utama saat ini adalah pembukaan dan perbaikan akses jalan di wilayah-wilayah strategis.
Tety Yuliana Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes mengakatakan “Ketika akses jalan sudah terwujud, hal itu secara otomatis akan meningkatkan kualitas pendidikan, mempermudah akses kesehatan, dan menghidupkan urat nadi perekonomian warga,” ujar narasumber dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Pemberdayaan UMKM dan Percepatan Legalitas
Selain pembangunan fisik melalui program seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kolaborasi ini juga menyasar sektor ekonomi mikro. Mengingat terdapat ratusan ribu pelaku UMKM di Brebes, Kodim dan Pemkab sepakat untuk memprioritaskan:
Peningkatan Kapasitas: Pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil.
Legalitas Usaha: Percepatan pengurusan izin dan legalitas usaha bagi warga di lokasi TMMD, bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal.
Keberlanjutan Program: Memastikan bahwa intervensi tidak berhenti setelah acara seremonial selesai.
Muara Kesejahteraan Masyarakat
Kolaborasi ini mengedepankan prinsip saling mengingatkan dan saling mendukung (support system) antarinstansi. Seluruh program yang direalisasikan, baik pembangunan infrastruktur maupun penguatan sektor UMKM, memiliki satu tujuan akhir yang sama: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes secara menyeluruh.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagyo TMMD Brebes , Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Melalui Gotong Royong Multisektoral

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Brebes kembali membuktikan efektivitasnya dalam mempercepat pembangunan daerah. Tidak hanya sekadar pembangunan fisik, program ini menjadi wadah kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Pemerintah Daerah, TNI, dan partisipasi aktif masyarakat.
Kolaborasi OPD dan Sinergi Lintas Sektor
Perwakilan TNI/Pemerintah setempat menegaskan bahwa kunci keberhasilan TMMD terletak pada keterlibatan seluruh instansi terkait. Menurutnya, TMMD adalah jembatan kolaborasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Brebes untuk masuk dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Keterlibatan masyarakat maupun TNI ini melibatkan semua instansi terkait, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan UMKM,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa tujuan utama sinergi ini adalah untuk menggugah semangat gotong royong masyarakat demi peningkatan kesejahteraan bersama.
Partisipasi Masyarakat Jadi Tolok Ukur Utama
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagyo, menekankan bahwa peran Dinpermades sangat krusial dalam tahap perencanaan dan pengawasan program. Salah satu indikator utama dalam meloloskan pengajuan program TMMD di sebuah desa adalah kesiapan partisipasi warganya.
“Peran kami utamanya adalah memastikan bagaimana tingkat partisipasi masyarakat saat desa tersebut mengajukan program TMMD,” jelas Bagyo. Ia menegaskan bahwa filosofi dasar TMMD adalah membangun kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.
Berdasarkan evaluasi dari program-program sebelumnya, Bagyo mengaku bangga dengan antusiasme warga Brebes. “Alhamdulillah, pengalaman yang sudah dilaksanakan menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dan mereka sangat antusias menyambut program TMMD di desa mereka,” tambahnya.
Keberlanjutan Pembangunan Jangka Panjang
Senada dengan hal tersebut, Ibu Teti dari Baperlitbangda Kabupaten Brebes menjelaskan bahwa peran pihaknya adalah memastikan hasil dari TMMD tidak bersifat sementara, melainkan selaras dengan rencana pembangunan daerah.
“Kami juga melakukan evaluasi untuk memastikan hasil TMMD ini mampu mendukung pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang di Kabupaten Brebes,” pungkasnya dalam diskusi tersebut.
Melalui integrasi program antara pembangunan fisik oleh TNI dan pemberdayaan sosial oleh Pemerintah Daerah, TMMD diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial bagi desa-desa tertinggal di wilayah Kabupaten Brebes.









