Kasus Penyebaran Fitnah terhadap Anggota ILLIT
Sebuah isu yang menyerang anggota grup ILLIT, Wonhee, sempat memicu perhatian publik di media sosial. Tuduhan yang muncul menyebutkan bahwa ia pernah melakukan perundungan sekolah terhadap seseorang. Namun, berkat respons cepat dari para penggemar, isu tersebut segera terbantahkan dan terungkap sebagai fitnah yang berasal dari akun palsu.
Pada 1 Agustus 2025, sebuah akun di platform X dengan nama pengguna @prodgselle dan nama tampilan “에리” mengunggah cuitan yang menyatakan bahwa dirinya pernah menjadi korban perundungan dari Wonhee saat masih bersekolah. Dalam cuitannya, akun tersebut juga mengklaim mengalami pengucilan sosial dan pelecehan verbal dari idolanya.
Namun, isi cuitan tersebut langsung menimbulkan keraguan karena banyaknya kesalahan tata bahasa dan frasa yang tidak alami dalam bahasa Korea. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa cuitan tersebut bukan ditulis oleh penutur asli bahasa Korea, melainkan hasil dari terjemahan otomatis.
Para penggemar ILLIT segera merespons dengan melakukan investigasi mandiri. Mereka menemukan bahwa akun tersebut sebelumnya merupakan akun penggemar BLACKPINK dan memiliki riwayat serangan terhadap artis-artis dari agensi HYBE. Selain itu, identitas akun tersebut tampaknya terkait dengan pengguna TikTok asal Indonesia, yang memperkuat dugaan bahwa pelaku menyamar sebagai orang Korea untuk menyebarkan informasi palsu.
Analisis lebih lanjut terhadap pola aktivitas akun menunjukkan ketidaksesuaian waktu. Banyak cuitan dibuat pada pagi hari waktu Korea, yang merupakan malam hari di Asia Tenggara. Beberapa penggemar juga memeriksa metadata dan pola penggunaan akun, sehingga menyimpulkan bahwa akun tersebut kemungkinan besar dijalankan dari luar Korea.
Banyak penggemar menduga bahwa motif utama dari aksi ini adalah untuk memecah belah komunitas penggemar K-pop dengan menyebarkan informasi palsu. Setelah fakta-fakta tersebut tersebar luas, akun @prodgselle akhirnya dinonaktifkan. Meskipun tidak jelas apakah akun tersebut dihapus sendiri atau ditangguhkan oleh platform X, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kehati-hatian dalam menghadapi isu-isu yang muncul di media sosial.
Meskipun agensi ILLIT, HYBE dan BELIFT LAB belum memberikan pernyataan resmi, banyak penggemar merasa bahwa tindakan mereka sudah cukup. Namun, sebagian lain tetap berharap agar agensi dapat menyuarakan dukungan terbuka terhadap Wonhee guna mencegah spekulasi lebih lanjut. Hal ini menjadi pengingat bahwa kebenaran selalu harus dipertanyakan dan didukung dengan data yang valid sebelum dianggap benar.







