BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, tengah menghadapi permasalahan serius terkait tunggakan pajak. Dari lebih dari 2000 Wajib Pajak (WP), sekitar 700 di antaranya belum melunasi pajak mereka.

Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 5000 orang dan populasi desa sekitar 7000 jiwa, tunggakan pajak ini mencapai angka signifikan.

Kepala Desa Padasugih menjelaskan bahwa tingginya tunggakan pajak di wilayahnya disebabkan oleh kondisi ekonomi warga yang sedang sulit, terutama para petani.

Saat musim kering seperti sekarang, mayoritas petani di Desa Padasugih tidak dapat menanam di sawah karena kekurangan air. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan mereka yang berkurang drastis.

“Pada musim kering seperti ini, tidak ada yang bisa ditanam di sawah, sehingga ekonomi petani sangat sulit. Tunggakan pajak menjadi lebih tinggi karena mereka kesulitan untuk membayar,” jelas Kepala Desa Padasugih kepada Warta Jaya Vision.

Hingga akhir September 2024, pelunasan pajak di Desa Padasugih baru mencapai sekitar 56%. Dengan situasi ekonomi yang belum membaik, banyak WP yang belum mampu memenuhi kewajiban pajak mereka.

Harapan kepada Calon Bupati

Masyarakat Desa Padasugih, yang mayoritas adalah petani, berharap kepada calon Bupati agar memberikan solusi terhadap permasalahan ini. Salah satu permintaan utama mereka adalah kemudahan dalam mendapatkan pupuk, khususnya pupuk bersubsidi.

Mereka mengusulkan agar proses mendapatkan pupuk bersubsidi dapat dipermudah, misalnya hanya dengan menggunakan KTP saja.

“Kami berharap calon Bupati yang nanti terpilih bisa membantu memudahkan akses petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. Ini penting untuk mendukung ekonomi petani, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” ujar salah seorang warga.

Pompanisasi dan Kualitas Air Asin

Selain permasalahan pajak dan pupuk, Kepala Desa Padasugih juga menyampaikan bahwa desa mereka menghadapi masalah lain terkait irigasi.

Pada saat ini, air yang dipompa untuk irigasi di desa tersebut memiliki kadar garam yang tinggi, sehingga tidak bisa digunakan untuk pertanian. Ini menambah kesulitan para petani dalam bercocok tanam di musim kering.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh warga Desa Padasugih, diharapkan ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan calon pemimpin yang akan datang untuk memberikan solusi yang tepat dan mendukung kesejahteraan para petani di desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *