TEGAL, WARTAJAYAVISION.COM – Kasus dugaan perusakan lahan pertanian milik warga di Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, kini memasuki babak baru. Bukti berupa video yang diduga menampilkan Kepala Desa Brekat saat berada di lokasi kejadian telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

Pelapor, Untung Suradi, mengungkapkan bahwa video tersebut telah disampaikan kepada penyidik Polres Tegal untuk memperkuat proses penyidikan.

“Video itu sudah diserahkan ke penyidik di Unit II. Di dalamnya terlihat Kades Brekat berada di lokasi lahan timun saat kejadian,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (22/3/2026).

Terima SP2HP, Penyidikan Terus Berjalan

Setelah penantian sejak Agustus 2024, Untung Suradi akhirnya menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polres Tegal pada Kamis (19/3/2026).

Dalam surat bernomor B/324.12/III/2026/Reskrim tersebut, penyidik menyatakan bahwa kasus masih dalam proses pendalaman dengan mengacu pada Pasal 170 KUHP tentang perusakan secara bersama-sama, serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

15 Saksi dan Ahli Telah Diperiksa

Penyidikan yang dipimpin oleh Muhammad Fadli (Ipda) telah menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 15 saksi telah dimintai keterangan, serta melibatkan ahli pidana guna memperkuat konstruksi hukum.

Selain itu, sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian di Tanah Kas Desa Brekat juga telah diamankan. Proses gelar perkara pun disebut telah dilakukan dengan melibatkan pihak kejaksaan.

Pelapor Tidak Berada di Lokasi Saat Kejadian

Untung Suradi menjelaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Hal itu dilakukan untuk menghindari potensi konflik yang tidak diinginkan.

“Saya tidak berada di lokasi karena dilarang oleh teman-teman, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Harapan Penegakan Hukum

Dengan adanya tambahan barang bukti berupa video, pelapor berharap proses penyidikan dapat segera menemukan titik terang dan memberikan kepastian hukum.

Kasus ini masih terus ditangani oleh pihak kepolisian, dan perkembangan selanjutnya akan menunggu hasil penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Teguh AW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *