BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengadakan pertemuan penting di Grand Dian Hotel dengan sejumlah koperasi di Kabupaten Brebes.
Pertemuan ini membahas rencana pengadaan beras fortifikasi, yaitu beras yang diperkaya dengan bahan tambahan seperti vitamin dan mineral yang esensial untuk tubuh.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengatasi masalah stunting yang masih tinggi di Kabupaten Brebes.
Dedi, perwakilan dari Kementerian Pertanian, menjelaskan bahwa inisiatif pengadaan beras fortifikasi ini merupakan hasil kerjasama baru antara Kementerian Pertanian dengan Bappenas dan koperasi-koperasi di Kabupaten Brebes.

“Kabupaten Brebes dipilih sebagai percontohan karena tingkat stunting yang masih tinggi. Beras fortifikasi ini pada dasarnya adalah beras biasa yang diperkaya dengan tambahan vitamin dan zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh,” ungkapnya.
Program ini juga didukung oleh Bank Dunia (World Bank) sebagai bagian dari upaya global untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Saat ini, Kementerian Pertanian tengah mengumpulkan data dan melakukan pengecekan untuk menentukan jumlah alokasi beras fortifikasi yang dibutuhkan di Kabupaten Brebes.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengurangi angka stunting di Brebes dan memperbaiki kesehatan masyarakat secara keseluruhan.







